Menulis tidak selalu tentang dibaca. Kadang, ia hanya tentang bertahan. Blog ini tidak pernah benar-benar dibaca. A…
Read More »Warung kopi itu tidak pernah punya nama. Ia berdiri di sudut jalan kecil yang jarang dilewati, di antara toko kelon…
Read More »Aku menulis surat ini bukan untuk siapa-siapa. Bukan untuk mantan, bukan untuk orang tua, bukan untuk dunia yang ta…
Read More »Aku pertama kali menyadarinya pada suatu pagi yang biasa saja. Angkot biru muda itu selalu penuh setengah—tidak perna…
Read More »Aku mulai menulis blog itu tanpa harapan apa pun. Awalnya hanya pelarian—dari pekerjaan yang terasa hampa, dari malam…
Read More »
Sejarah