Tuhan,
aku tidak pandai menjadi baik.
Aku sering tahu mana yang benar,
tapi memilih yang mudah.
Aku hafal doa-doa panjang,
tapi lupa mempraktikkan satu saja.
Aku ingin lurus,
tapi langkahku gemetar.
Aku ingin taat,
tapi hatiku sering membangkang tanpa suara.
Di bulan ini,
aku menahan lapar dengan cukup baik,
namun gagal menahan marah.
Aku menahan dahaga,
tapi tidak selalu bisa menahan prasangka.
Tuhan,
aku tidak datang membawa kesalehan.
Aku datang membawa lelah.
Membawa niat yang jatuh-bangun.
Membawa harap yang sering malu pada dirinya sendiri.
Jika Engkau menungguku sempurna,
mungkin aku takkan pernah datang.
Maka izinkan aku datang apa adanya—
dengan iman yang compang-camping,
dengan doa yang pendek,
dengan kebaikan kecil yang sering tersembunyi.
Aku tidak pandai menjadi baik, Tuhan.
Tapi aku masih ingin belajar.
Dan jika itu cukup,
aku akan tetap di sini—
pelan-pelan,
bersama-Mu.

0 Komentar